Translate

Recent Comments

Follow by Email

Followers

Bujuk Rayu Korupsi


Di zaman era globalisasi saat ini, satu per satu pejabat negara terperosok pada kubangan lumpur korupsi, umat pun tak berdaya melihat fenomena tersebut, bagaikan masyarakat yang terkena bencana lumpur lapindo, mereka tak berdaya, hanya pasrah dengan raut muka yang muram, begitu pun dengan umat yang sudah terkhianati oleh pelaku korupsi (koruptor), umat mengeluh bahkan geram, tapi apalah daya umat tak bisa berbuat apa-apa melainkan hanya sekadar melakukan demonstrasi, itu pun tak di gubris sama sekali oleh koruptor, mereka tak acuh terhadap rintihan orang-orang yang sudah menjadi korban koruptor, mereka bersenang-senang di atas penderitaan orang lain, bahkan mereka para koruptor sebelumnya tidak mengakui kalau mereka korupsi, tapi setelah ketahuan dan terbukti mereka hanya menutup diri dari media tanpa sadarkan diri! Memang korupsi bukan barang baru di negeri ini, sejak diwariskan oleh pemerintah kolonial, korupsi menjangkit kaum pribumi. Bahkan sejak kemerdekaan telah kita raih dari tangan penjajah, ternyata bau korupsi pun ikut di raih oleh para politisi sejak dini, begitu banyak tindakkan manipulasi serta kolusi yang menyengsarakan umat.
Teringat pesan Buya Hamka:
“Sejak dari kepala negara sampai kepada menteri-menteri dan pejabat-pejabat tinggi telah ditulari oleh kecurangan korupsi. Sehingga yang berkuasa hidup mewah dan mengumpulkan kekayaan untuk diri sendiri, sedangkan rakyat banyak mati kelaparan, telah kurus-kering badannya.”
Faktanya, memang benar akibat korupsi banyak rakyat yang mati kelaparan, hanya untuk mencari sesuap nasi pun kesusahan, lihat umat sekarang banyak yang kurus-kering badannya karena ekonomi yang labil itu pun tak menutup kemungkinan akibat korupsi juga. Sekarang kita lihat para koruptor, apa ada yang badannya kurus-kering? Saya pikir tidak ada, lihat saja penampilannya di media-media, mereka segar-bugar.
Setelah kita melihat wajah-wajah koruptor, timbul banyak pertanyaan, seperti: untuk apa sih korupsi? Apa tidak cukup gaji mereka? Apa mereka lebih sengsara dari kami, hingga melakukan tindak korupsi?, namun ada yang lebih mengejutkan daripada pertanyaan tersebut, yaitu sebuah pernyataan yang mungkin terasa miris jika umat Islam mendengarnya, yaitu pernyataan “mereka semua para koruptor ternyata kebanyakan orang Islam”. Terlintas dalam benak, apa benar Islam mengajarkan korupsi? Menurut saya, tentu saja Islam tidak mengajarkan korupsi, bahkan bukan hanya Islam saja agama lain pun yang bukan Islam tentu tidak mengajarkan korupsi. Lantas mengapa mereka terbujuk oleh rayuan korupsi? Selain karena bujukan gaya hidup yang mewah, mereka yang bernotanbenekan Islam tidak benar-benar mengaplikasikan dalam dirinya Islam yang sebenar-benarnya Islam. Seharusnya tindak-tanduk mereka harus didasari dengan rasa halus iman dan Islam, jika sudah demikian maka tidak menutup kemungkinan korupsi akan dihindari. Tetapi hal ini bukan hanya oleh mereka para petinggi yang melakukan kecurangan saja melainkan umat pun harus senantiasa mendasari dirinya dengan rasa halus iman dan Islam, agar terhindarkan dari tindakan-tindakan yang jelek apalagi sampai merugikan orang lain. Sebab jika sudah dilandasi iman dan Islam, maka kita akan tahu bahwa tindakkan yang merugikan tersebut akan benar-benar dihindari dan Islam tidak sama sekali mengajarkan hal-hal yang keji seperti korupsi!. Sebagaimana firman Allah swt:
1. QS. Ali Imran (3) Ayat 161
وَمَا كَانَ لِنَبِيٍّ أَنْ يَغُلَّ ۚ وَمَنْ يَغْلُلْ يَأْتِ بِمَا غَلَّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۚ ثُمَّ تُوَفَّىٰ كُلُّ نَفْسٍ مَا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ
“Tidak mungkin seorang nabi berkhianat dalam urusan harta rampasan perang. Barangsiapa yang berkhianat dalam urusan rampasan perang itu, maka pada hari kiamat ia akan datang membawa apa yang dikhianatkannya itu, kemudian tiap-tiap diri akan diberi pembalasan tentang apa yang ia kerjakan dengan (pembalasan) setimpal, sedang mereka tidak dianiaya.”
2. QS. Al-Baqarah (2) Ayat 188
وَلَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُوا بِهَا إِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُوا فَرِيقًا مِنْ أَمْوَالِ النَّاسِ بِالْإِثْمِ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ
“Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.”
3. QS. Al-Anfaal (8) Ayat 27
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَخُونُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.”
Dari tiga firman Allah swt tersebut, sebetulnya masih banyak firman Allah yang menyatakan larangan untuk berbuat korupsi, tapi mungkin dari firman Allah tersebut yang di atas, sedikitnya dapat menggambarkan bahwa Islam tidak mengajarkan korupsi, bahkan bisa dibilang “Islam anti korupsi”, maka dari itu jika kita memang benar-benar Islam kita wajib menghindari perbuatan keji tersebut, sebab Allah swt telah mengisyaratkan kepada kita melalui firman-Nya.
Kita tahu bahwa setiap tindakan kita pasti ada konsekuensinya. Seperti halnya korupsi, menghasilkan konsekuensi yang negatif,
- Korupsi mengurangi kepercayaan publik.
- Korupsi mengakibatkan stabilitas ekonomi terganggu.
- Korupsi mengakibatkan berbagai proyek pembangunan menghasilkan kualitas yang rendah.
- Korupsi menjauhkan pada kesejahteraan dan kemakmuran, akibatnya banyak yang miskin.
- Korupsi merupakan perbuatan yang dilarang oleh Allah swt, sehingga menjadi salah satu penyebab yang dapat menghalangi terkabulnya do’a.
- Orang yang mati dengan membawa harta korupsi, ia akan terhalang masuk syurga.
- Korupsi penyebab kehinaan dan siksa api neraka pada hari kiamat.
Maka dari itu, marilah kita berbondong-bondong seperti halnya gerakan Aswaja memunculkan identitas sebagai Muslim, bahwa Islam anti korupsi dan kita yakini bahwa konsekuensi tindakan korupsi bukan hanya akan menghasilkan kebobrokan integritas diri, melainkan kebobrokan hingga segala aspek kehidupan.

ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon


Terobosan terbaru ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon. ASUS yang merupakan vendor ternama di seluruh dunia kini meluncurkan produk yang menjawab semua kebutuhan anda dan yang ingin memiliki tablet dengan harga yang relatif terjangkau namun memiliki spesifikasi yang mumpuni.
Di Indonesia, banyak tablet Android yang  beredar di pasaran saat ini, namun hanya mengandalkan konektivitas WiFi untuk terhubung ke internet tanpa mempertimbangkan bahwa fitur WiFi hanya dapat digunakan jika suatu daerah mendukung dengan jaringan WiFi. Di Indonesia, konektivitas WiFi belum terlalu luas, sehingga adanya keterbatasan bagi pengguna ketika berada di tempat tertentu, atau dalam perjalanan, tidak dapat terhubung ke Internet saat sedang dibutuhkan. Untuk itu, sejumlah produk lain, oleh vendor pembuatnya dilengkapi fitur koneksi 3G yang dapat memanfaatkan jaringan nirkabel milik operator seluler untuk mengakses Internet. Di Indonesia, jaringan telekomunikasi nirkabel operator seluler memang sudah sangat luas, bahkan hampir mencakup ke seluruh pelosok negeri.
Kini pengguna tablet semakin meningkat, maka kebutuhannya pun meningkat. Sebagian pengguna menginginkan tablet yang juga mampu melakukan panggilan suara. ASUS menjawab kebutuhan tersebut!. ASUS sebagai pemimpin global di era digital menghadirkan ASUS Fonepad, produk yang mampu memenuhi kebutuhan itu.
Berbagai tablet yang terjangkau dan beredar di pasaran, hanya ASUS Fonepad dengan fitur yang memungkinkan penggunanya menerima atau melakukan panggilan suara, mengirimkan SMS, ataupun MMS. Fitur ini membuat tablet Fonepad praktis dan memiliki fungsi layaknya sebuah smartphone. Tidak perlu repot-repot membawa banyak gadget, seperti hand phone, tablet, atau modem.
Desain tablet ASUS Fonepad ini hadir dalam pilihan warna Titanium Gray atau Champagne Gold dengan menggunakan casing berbahan metallic finish sehingga memperkuat kesan elegan pada ASUS Fonepad. Selain itu desainnya pun minimalis, rapi, tanpa mengumbar banyak port atau konektor pada sekeliling body-nya, hal ini terlihat pada penempatan slot MicroSD dan Micro SIM card yang ada di dalam penutup belakang, bagian atas Fonepad. Penempatan tersebut semakin menegaskan desain Fonepad secara keseluruhan bagaikan tablet kelas premium.

Pertama dengan Intel Lexington
Untuk memperkuat kinerja tablet, ASUS Fonepad menggunakan prosesor Intel Atom Z2420 Lexington dengan kecepatan 1,2GHz ditambah dukungan RAM 1GB dan memiliki fitur HyperThreading yang membuat Fonepad tidak menemukan kendala dalam menjalakan berbagai aplikasi. Pemilihan prosesor Intel Lexington membuat Fonepad menjadi tablet 7 inci pertama di dunia yang menggunakan prosesor tersebut.
ASUS Fonepad Layar 7 inci ini menggunakan panel IPS dan mendukung resolusi HD yakni 1280x800 pixel, menjadikan tablet ini mempunyai tampilan yang tetap tajam, warna yang cerah meski dilihat dari berbagai sudut, hingga 178 derajat, yang akan membuat  pengguna merasa nyaman ketika membaca konten, memainkan game, ataupun menonton video full HD dengan tanpa ada masalah. Selain itu untuk urusan kamera Fonepad sudah menyematkan kamera bagian depan 1,2 MP dan 3 MP auto focus untuk bagian belakang, bahkan dapat digunakan untuk merekam video beresolusi HD 720p.
Tablet ASUS Fonepad sudah mendukung 10 finger multi-touch dan berbasis Android 4.1 Jelly Bean, serta menyediakan penyimpanan data sebesar  8 atau 32GB dan dapat diekspansi hingga 32GB melalui slot MicroSD. Jika belum mencukupi, ASUS juga menyediakan online storage sebesar 5GB yang dapat digunakan secara cuma-cuma selamanya oleh pengguna. Media penyimpanan berbasis cloud ini juga memiliki fitur Webstorage Office yang memungkinkan pengguna membuka, membuat, mengedit, atau melakukan sharing dokumen MS Word, Excel dan PowerPoint lewat Fonepad tanpa perlu menginstalasikan Microsoft Office.
Lalu, bagaimana dengan daya baterai? Akan percuma apabila tablet mempunyai spesifikasi yang mumpuni tetapi mempunyai daya baterai yang berkapasitas rendah dan akan merepotkan jika harus sering di charge, namun pada tablet ASUS Fonepad hal itu tidak akan terjadi karena memiliki daya baterai sebesar 4270mAh dengan jenis Li-polymer, dan diklaim bahwa pengguna dapat memainkan video beresolusi HD 720p hingga 9,5 jam pada Fonepad, jika pengguna perlu melakukan panggilan telepon di jaringan 3G, baterai tersebut mampu memasok daya hingga 31 jam.

Spesifikasi Lengkap ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon
GENERAL
Jaringan 2G
GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
Jaringan 3G
HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100
Jenis Kartu
Micro-SIM, Single SIM
Diperkenalkan
Februari 2013
Status
Tersedia, Rilis April 2013
TAMPILAN
Tipe
IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Ukuran
800 x 1280 pixels, 7.0 inches (~216 ppi pixel density)
Multitouch
Yes, up to 10 fingers
Dimensi
196.4 x 120.1 x 10.4 mm  (7.73 x 4.73 x 0.41 in)
Berat
340 g (11.99 oz)
Warna
Titanium Gray, Champagne Gold
AUDIO
Fitur
Vibration, MP3 ringtones
Jack
3,5 mm Jack Audio
Loudspeaker
Ya
MEMORI
Internal
8/16 GB, 1 GB RAM
Eksternal
microSD, up to 32 GB,
5GB Life Time ASUS Webstorage Space *¹
KONEKSI
3G
HSDPA 21 Mbps, HSUPA 5.76 Mbps
EDGE
Class 10, 236.8 kbps
GPRS
Class 10 (4+1/3+2 slots), 32 - 48 kbps
WLAN
Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, Wi-Fi hotspot
Bluetooth
Ya, v3.0 with A2DP
USB/Port
microUSB v2.0
KAMERA
Primer
3.15 MP *², 2048x1536 pixels, autofocus (selected markets only), Geo-tagging
Sekunder
Ya, 1.2 MP
Video Record
Ya, 720p
BATERAI
Tipe
Li-polymer 4270 mAh battery (16 Wh)
Siaga
-
Bicara/Aktif
31 / 9 jam *³
FITUR
OS
Android OS, v4.1 (Jelly Bean)
Chipset
Intel Atom Z2420 / Intel Atom Z2460
CPU
1.2 GHz / 1.6 GHz
GPU
PowerVR SGX540
Sensors
Accelerometer, proximity, compass
Browser
HTML5
GPS
Ya, with A-GPS support and GLONASS
Messaging
SMS (threaded view), MMS, Email, IM, Push Email
Java
via Java MIDP emulator
Aplikasi
- Asus Launcher
- My Library
- File Manager  
- Kindle
- Zinio   
- Super Note Lite             
- App Backup    
- App Locker
Fitur Lain
- SNS integration
- Active noise cancellation with dedicated mic
- MP3/WAV/eAAC+ player
- MP4/H.264/H.263 player
- Organizer
- Document viewer
- Photo viewer/editor
- Voice memo/dial
- Predictive text input (Swype)
Catatan
*1 : Kunjungi www.asuswebstorage.com untuk lebih detil.                                                  
*2 : Bervariasi tergantung SKU dan negara.
*3 : Daya tahan baterai tergantung pada penggunaan. Baterai diukur dengan memutar video beresolusi 720P secara berulang, tingkat keterangan 100nits, external microphone, WLAN/3G dinyalakan, dan login ke Gmail untuk email dan updates.

Official Video ASUS Fonepad


Dari uraian penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa Asus Fonepad memiliki kemampun yang istimewa yaitu:
1. Fungsi Telepon 3G sepenuhnya.
2. Desain Metalik istimewa dengan bahan yang terbuat dari Aluminium.
3. Layar 7" HD IPS dengan 178° View Angle.
4. Prosesor Intel® Atom™ terbaru dengan daya tahan baterai hingga 9 Jam.
5. Ekspansi tanpa batas dengan slot Micro SD hingga 32GB.
6. Fungsi Tablet dan Smartphone menjadi satu (tidak perlu membawa banyak gadget).
7. Tablet dengan koneksi 2G dan 3G untuk terhubung ke internet selain Wifi.
Selain kualitas yang bagus dan spesifikasi yang mumpuni, ASUS Fonepad saat ini dipasarkan dengan harga yang terjangkau, yaitu Rp2.499.000 untuk kapasitas 8GB dan Rp3.699.000 untuk kapasitas 32GB.


ASUS Fonepad SEO Contest

Tertarik dengan ASUS Fonepad? Punya blog atau domain sendiri? Ikuti kontesnya dan raih hadiah menarik. Info lebih lanjut klik gambar di bawah ini.

(2) Apa itu Wahabi?


Pokok-Pokok Landasan Dakwah yang Dicap Sebagai Wahabi

Pokok landasan dakwah yang utama sekali beliau tegakkan adalah pemurnian ajaran tauhid dari berbagai campuran syirik dan bid’ah, terutama dalam mengkultuskan para wali, dan kuburan mereka, hal ini akan nampak jelas bagi orang yang membaca kitab-kitab beliau, begitu pula surat-surat beliau (lihat kumpulan surat-surat pribadi beliau dalam kita Majmu’ Muallafaat Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab, jilid 3).

Dalam sebuah surat beliau kepada penduduk Qashim, beliau paparkan aqidah beliau dengan jelas dan gamblang, ringkasannya sebagaimana berikut: “Saya bersaksi kepada Allah dan kepada para malaikat yang hadir di sampingku serta kepada anda semua:

(1) Apa itu Wahabi?


Apa itu wahabi?Pertanyaan yang amat singkat, namun membutuhkan jawaban yang cukup panjang, jawaban tersebut akan tersimpul dalam beberapa poin berikut ini:
  • Keadaan yang melatar belakangi munculnya tuduhan wahabi.
  • Kepada siapa ditujukan tuduhan wahabi tersebut diarahkan?.
  • Pokok-pokok landasan dakwah yang dicap sebagai wahabi.
  • Bukti kebohongan tuduhan wahabi terhadap dakwah Ahlussunnah Wal Jama’ah.
  • Ringkasan dan penutup.


Penuduh Wahhabi


Sebenarnya, Al-Wahabiyah merupakan firqah sempalan Ibadhiyah khawarij yang timbul pada abad ke 2 (dua) Hijriyah (jauh sebelum masa Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab), yaitu sebutan Wahabi nisbat kepada tokoh sentralnya Abdul Wahab bin Abdurrahman bin Rustum yang wafat tahun 211 H. Wahabi merupakan kelompok yang sangat ekstrim kepada ahli sunnah, sangat membenci syiah dan sangat jauh dari Islam.

Untuk menciptakan permusuhan di tengah Umat Islam, kaum Imperialisme dan kaum munafikun memancing di air keruh dengan menyematkan baju lama (Wahabi) dengan berbagai atribut penyimpangan dan kesesatannya untuk menghantam dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab atau setiap dakwah mana saja yang mengajak untuk memurnikan Islam. Karena dakwah beliau sanggup merontokkan kebatilan, menghancurkan angan-angan kaum durjana dan melumatkan tahta agen-agen asing, maka dakwah beliau dianggap sebagai penghalang yang mengancam eksistensi mereka di negeri-negeri Islam.

Contohnya: Inggris mengulirkan isue wahabi di India, Prancis menggulirkan isu wahabi di Afrika Utara, bahkan Mesir menuduh semua kelompok yang menegakkan dakwah tauhid dengan sebutan Wahabi, Italia juga mengipaskan tuduhan wahabi di Libia, dan Belanda di Indonesia, bahkan menuduh Imam Bonjol yang mengobarkan perang Padri sebagai kelompok yang beraliran Wahabi. Semua itu, mereka lakukan karena mereka sangat ketakutan terhadap pengaruh murid-murid Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab yang mengobarkan jihad melawan Imperialisme di masing-masing negeri Islam.

Tuduhan buruk yang mereka lancarkan kepada dakwah beliau hanya didasari tiga faktor,
  1. Tuduhan itu berasal dari para tokoh agama yang memutarbalikkan kebenaran, yang hak dikatakan bathil dan sebaliknya, keyakinan mereka bahwa mendirikan bangunan dan masjid di atas kuburan, berdoa dan meminta bantuan kepada mayit dan semisalnya termasuk bagian dari ajaran Islam. Dan barangsiapa yang mengingkarinya dianggap membenci orang-orang shalih dan para wali.
  2. Mereka berasal dari kalangan ilmuwan namun tidak mengetahui secara benar tentang Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab dan dakwahnya, bahkan mereka hanya mendengar tentang beliau dari pihak yang sentimen dan tidak senang Islam kembali jaya, sehingga mereka mencela beliau dan dakwahnya sehingga memberinya sebutan Wahabi.
  3. Ada sebagian dari mereka takut kehilangan posisi dan popularitas karena dakwah tauhid masuk wilayah mereka, yang akhirnya menumbangkan proyek raksasa yang mereka bangun siang malam.

Dan barangsiapa ingin mengetahui secara utuh tentang pemikiran dan ajaran Syaikh Muhammad (Abdul Wahab) maka hendaklah membaca kitab-kitab beliau seperti Kitab Tauhid, Kasyfu as-Syubhat, Usul ats-Tsalatsah dan Rasail beliau yang sudah banyak beredar baik berbahasa arab atau Indonesia.

Penulis: Ustadz Zainal Abidin, Lc. Dan Artikel ini sebelumnya dipublikasikan oleh Koran Republika, edisi Selasa, 25 Agustus 2009. Dipublikasi ulang oleh muslim.or.id dengan penambahan beberapa catatan kecil.

 Klik di sini untuk melihat sumber.

Masa Daulah Bani Umayah

  • Kelahiran Daulah Bani Umayah ini berawal dari kemenangan Mu’awiyah bin Abi Sufyan (Gubernur Damaskus) atas kekuasaan Ali bin Abi Thalib.
  • Ibu kota pemerintahan Islam yang semula di Madinah berpindah ke Damaskus.
  • Masa ini merupakan masa kembalinya ashabiyah, tetapi bukan ashabiyah qabaliyah, melainkan ashabiyah sya’biyah, yaitu Fanatisme Bangsa Arab.
Perkembangan Budaya 
  • Kebangkitan kembali perhatian terhadap syair, khususnya syair Jahiliyah. Dimaksudkan selain kebanggaan Bangsa Arab terhadap ketinggian capaian Arab masa silam, juga sebagai bahan bandingan ketinggian Al-Quran.
  • Pemikiran ke arah ini melahirkan penyair-penyair Umar bin Abi Rabi’ah (W. 719 M), Jamil Al-’Uzri (W. 701 M.), Qais bin Mulawwah penulis laila majnun (W. 699 M), Afarazdaq, (W. 732 M), Jarir (W. 792 M), dan Al-Akhthal (W.710 M).
  • Perkembangan asitektur masjid untuk restorasi dan perluasan masjid Nabawi, pembangunan masjid di luar Jazirah Arabia, dan perombakan bangunan Katedral St. John di Damaskus dan Katedral Hims dengan penghilangan identitas nilai-nilai Nasrani. 
Gerakan Ilmiah 
  1. Munculnya gerakan-gerakan ilmiah dalam ilmu keislaman dengan tokoh-tokoh ulamanya antara lain hasan albashri, washil bin atha, syihab alzuhri dengan pusat kegiatan ilmiah keislaman adalah kota kufah dan bashrah.
  2. Gerakan penerjemahan teks-teks dalam naskah yunani dan lainnya ke dalam bahasa arab antara lain mengenai astronomi, kedokteran, dan kimia. Tokoh pertama kegiatan ini Khalid bin Yazid bin Mu’awiyah.
  3. Pertemuan ilmiah berkala yang dilakukan pada masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz.
  4. Perkembangan pemikiran keagamaan yang maju ini karena perhatian yang besar dari para Khalifah.
  5. Perkembangan filsafat, karena kebutuhan akan pemikiran tajam dalam perdebatan antara sesama muslim dan dengan pihak luar (Nasrani dan Yahudi).
  6. Perkembangan bidang sejarah, karena kebutuhan akan rangkaian perkembangan menuju saat ini.

Masa Shadr Al-Islam

  • Masa shadr Islam adalah masa awal kemunculan Islam di Jazirah Arabia.
  • Masa terdiri atas:
  • - Masa Nabi Muhammad saw (571-632 M/13 H).
    - Masa Khulafa Al-Rasyidin (masa empat khalifah penerus Rasulullah (632-660 M/13-40 H), masa Abu Bakar (631-634 M/11-13 M), Umar bin Khattab (634-644 M/13-23 H), Usman bin Affan (644-655 M/23-35 H), dan Ali bin Abi Thalib (655-660 M/35-40 H) .
Pemikiran Masa Shadr Al-Islam 
  • Penetapan risalah bagi Nabi Muhammad saw 611 M. Membawa perubahan besar pada kehidupan berpikir masyarakat arab.
  • Masyarakat Arab secara bertahap menerima Islam sebagai agama pegangan hidup mereka.
  • Islam menetapkan tingkat martabat manusia berdasarkan tingkat kemampuan manusia dalam menggunakan akal pikirannya dengan hubungannya dengan kebenaran yang diturunkan allah kepada mereka.
  • Islam/Al-Quran memacu manusia untuk memanfaatkan akal pikiran mereka seoptimal mungkin dalam batas-batas kemampuan akal mereka.
  • Islam memerintahkan manusia untuk memelihara akal pikiran mereka dengan,
  • 1) menggunakannya dalam batas kemampuan akal,
    2) menghindari mengonsumsi makanan /minuman yang bisa mengakibatkan kesurakan akal pikiran.
Pengaruh Islam Terhadap Pemikiran Ilmiah 
  • Proses penulisan teks alquran lansung setelah n.mumammad menerimanya ayat demi ayat dalam tempo turunannya selama 23 tahun, dan penulisannya dalam sebuah buku dilakukan dalam waktu yang tidak lama dari masa penurunannya. Semua ini telah membuat tingkat keutuhan dan ketepatan teks alquran sesuai dengan aslinya.
  • Perkembangan aksara Arab untuk penulisan ayat-ayat Al-Quran telah mengalami perkembangan yang sangat pesat, terutama setelah Islam berkembang jauh keluar masyarakat Arab (pembubuhan titik, syakal, dan tanda baca lainnya).
  • Diturunkannya Al-Quran sebagai pedoman hidup muslim menuntut setiap individu muslim untuk memahaminya degan baik dan konprehensif. Untuk hal tesebut tuntutan bagi setiap muslim untuk memahami aksara dan bahasa Al-Quran, dan itulah aksara dan bahasa Arab. 
Perkembangan Ilmu Bahasa 
  • Kebutuhan akan pemahaman yang benar terhadap Al-Quran mendorong lahirnya ilmu kebahasaan yang berkaitan dengan aksara dan bahasa Arab.
  • Bermunculan ilmu para ahli yang mendalami bahasa Al-Quran seperti Abu Al-Aswad Al-Dualy.

Fenomena Berpikir Bangsa Arab

  • Bagaimana menemukan cara pandang, pola pikir bangsa arab masa pra-islam ?
  • Semua hanya didapat dari peninggalan mereka yang masih tersisa seperti prasasti, naskah, atau cerita-cerita yang diwariskan secara turun temurun.
  • Ada empat fenomena berfikir bangsa arab yang masih bisa diidentifikasi dan bisa memberikan gambaran bagaimana cara pandang dan pola pikir bangsa arab masa pra-islam yaitu bahasa, syair, amstal (peribahasa), dan alqashash (kisah dan cerita rakyat). 

Bahasa Sebagai Fenomena Berfikir
  • Bahasa Arab yang digunakan bisa dijadikan ukuran cara pikir mereka.
  • Bahasa Arab badewi menggambarkan bahwa tahap berpikir mereka terbatas pada pemenuhan kebutuhan fisiologis, yaitu kebutuhan dasar manusia.
  • Banyak faktor kesulitan menemukan hal-hal yang bisa menggambarkan kekayaan perbendaharaan kata, gaya bahasa yang dimiliki bangsa arab pra-islam.
  • Beberapa faktor kesulitan:
  • A. Tiada peninggalan tertulis baik prasasti dan dokumen maupun naskah.
    B. Bangsa arab terpecah dalam kabilah-kabilah mengakibatkan banyaknya dialek dan bahasa kabilah yang hanya berlaku intern dan tidak dikenal oleh kabilah lainnya.
    C. Banyak kata-kata arab justru muncul masa islam dan tidak diketahui bahasa dan kata-kata yang digunakan masa pa-islam 
Syair Sebagai Fenomena Berfikir 
  • Syair-syair peninggalan masa pra-islam menunjukkan bahwa para penyair saat itu merupakan ahlu alma’rifah dalam kabilahnya, yaitu paling mengetahui segala aspek kehidupan kabilahnya.
  • Para penyair merupakan orang-orang yang memiliki taraf berfikir paling tinggi dalam kabilahnya.
  • Syair peninggalan pra-islam menggambarkan cara pandang, cara pikir mereka. 
Syair-syair Peninggalan Masa Pra-Islam 
  • المعلقات السبع - kumpulan hammad al-rawiyah
  • المفضـليات - sekitar 128 qasidah kumpulan almufaddhal aldhibby. 
  • ديوان الحمـاسـة – kumpulan penggalan-penggalan syair jahily karya abu tamam
  • الحمـاسـة البختري 
  • الشـعر والشـعراء - الاغـاني karya ibnu qataibah 
  • مخـتارات - karya ibnu syajary 
  • جمهرت اشـعار العـرب karya abu zaid alqurasyi
syair-syair ini berasal dari masa 150 tahun sebelum islam 

Amtsal Sebagai Fenomena Berpikir 
  • Amtsal (peribahasa) telah lama digunakan oleh masyarakat arab dalam berbahasa seperti bentuk tasybih, karena adanya kesamaan antara dua peristiwa.
  • Amtsal berasal dari pengalaman pribadi dan selanjutnya berkembang digunakan banyak orang dan menjadi bahasa umum.
  • Sebagian amtsal berkembang dan digunakan oleh banyak kabilah, tetapi sebagian amtsal hanya berlaku dan dipahami noleh satu kabilah saja.
  • Data amtsal pra-islam sangat terbatas pada amtsal yang memiliki nilai sejarah dan moral yang dipertahankan.
  • Penggunaan amtsal pra-islam terus berlangsung sampai masa islam, dan bersatu dan sulit dibedakan.
  • Kesulitan membedakan amtsal pra-islam dengan amtsal berikutnya adalah akibat amtsal tidak diketahui sejarah kelahirannya dan umumnya disusun secara alfabetis. 
Al-Qashash Sebagai Fenomena Berpikir 
  • Kisah dan cerita menarik berkembang dalam masyarakat arab khususnya yang berkaitan dengan sejarah kabilah mereka.
  • Cerita-cerita tsb. Menjadi milik masyarakat/cerita rakyat dan diceritakan turun temurun.
  • Alqashash menggambarkan cara pikir dan tingkat budaya mereka.
  • Beberapa kisah terkenal:
  • > Ayyam Al-’Arab ( ايـام العـرب)
    cerita yang berkisar sekitar peperangan antar-kabilah arab.
    - peperangan antar-kabilah a.l. yaum dahisy, yaum alghubara, yaum alfujjar, yaum alkullab.
    - peperangan antar-bangsa a.l. yaum dzi qar, gambaran dari kemenangan bani syaibar mengalahkan persia.
    > Ahadits Al-Hawa (احادث الهـوى ), yaitu kisah-kisah percintaan yang banyak ditemukan pada karya-karya sastra pra-islam.
    > Qashash berasal dari luar seperti dari yunani qisah syarik dan munzir, dan ada pula qisah yang berasal dari persia

Khasiat Buah Apel


Apel dikenal sebagai buah yang memiliki warna merah menggoda meski sebenarnya tak semua apel memiliki warna merah, ada yang hijau, kuning, dan hijau kuning kemerahan. Kulit buahnya lembek mudah dikupas serta daging buahnya keras sehingga ada sensasi sendiri saat mengunyahnya. Sebelum masuk pembahasan Khasiat Buah Apel sebaiknya kita mengetahui dulu jenis buah apel, yaitu sebagai berikut:

Terdapat 6 jenis yang paling sering dijumpai dan dikonsumsi, antara lain:

Penaklukan Pada Masa Pemerintahan Umar Bin Khatthab


Setelah memangku jabatan kekhalifahannya, Umar melanjutkan kebijakan perang yang telah dimulai oleh Abu Bakar untuk menghadapi tentara Sasania maupun Bizantium baik di front timur (Persia), utara (Syam), maupun di barat (Mesir). Ada beberapa sebab ekspansi Umar bin Khatthab ke wilayah-wilayah tersebut diantaranya: Letak geografis Syam, Persia, Iraq maupun Mesir adalah wilayah perbatasan dengan pemerintahan Islam. Daerah Bizantium terletak sebelah barat laut Arab terdiri dari Syiria, Palestina, Yordania dan Mesir. Mereka sejak awal memiliki hubungan kurang harmonis dengan bangsa Arab. Antara lain duta Nabi dibunuh orang kristen di Syiria atas restu Raja Heraklitus. Pada saat itu sungai Nil dan Mesopotamia adalah lahan yang subur. Jika dibandingkan dengan keadaan Arab yang gersang dan tandus maka hal ini menarik keinginan para prajurit Islam untuk menguasai wilayah tersebut sebagai sentrum perjuangan di luar jazirah Arab. Selain itu Damaskus pada saat itu juga merupakan kota penting. Disini dijadikan kota dan jalur perdagangan internasional.
Umar melakukan reformasi dalam pemerintahan. Selama memimpin dalam kurun waktu 10 tahun, ia termasuk pemimpin yang berhasil terutama bagi kesejahteraan rakyat dan peraturan Islam yang semakin kokoh. Dalam pemerintahannya, ada majlis Syura’. Bagi Umar tanpa musyawarah, maka pemerintahan tidak akan jalan. Umar membentuk departemen dan membagi daerah kekuasaan Islam menjadi 8 provinsi. Setiap provinsi dikepalai oleh Wali dan setiap provinsi didirikan kantor Gubernur. Umar juga membentuk kepala distrik yang disebut ‘Amil. Pada masanya, setiap pejabat pemerintahan sebelum diambil sumpah terlebih dahulu di audit harta kekayaannya oleh tim yang telah dibentuk oleh Umar.
Kebijakan yang paling fenomenal adalah kebijakan ekonomi di Sawad. Umar mengeluarkan dekrit bahwa orang Arab termasuk tentara dilarang transaksi jual beli tanah diluar Arab. Hal ini memancing reaksi anggota Syura’, namun Umar membeli alasan yaitu kalau mutu tentara Arab menurun, produksi menurun, negara rugi 80% dari pendapatan dan rakyat akan kehilangan mata pencahariannya (sawah) menyebabkan mereka akan mudah berontak kepada negara. Sebaliknya sebelum Islam, tentara Sasania dan Romawi merampas tanah-tanah subur di daerah yang mereka kuasai dari tangan petani. Sebagai solusi, guna mangatasi gejolak keuangan, ia memberi gaji tetap tentara dan pensiun kepada seluruh shahabat Nabi.
Khalifah Umar menerapkan pajak perdagangan (bea cukai) yang bernama “Ushur” setelah ia mendapat laporan bahwa apabila pedagang Arab datang ke Bizantium ditarik pajak 10% dari barang yang dijual, maka melihat efek positifnya khalifah menerapkan sistem itu bagi para pedagang non muslim yang memasuki wilayah kekuasaan Islam. Sementara itu bagi Dzimmi yang berada di dalam negeri dikenakan sebesar 5% sedangkan bagi orang Islam membayar 2,5% dari harga barang dagangan.
Disebutkan bahwa Umar juga mengeluarkan beberapa kebijakan yang baru yang tidak terdapat pada periode sebelumnya, misalnya demi keamanan, menjaga kualitas tentang Arab, produksi panen yang memadai, menghindari negara dari kerugian pajak 80%, keadilan, menghindari diskriminasi Arab dan non Arab, khalifah melarang transaksi jual beli tanah bagi Arab diluar Arab. Al-Maal Ghanimah selama ini diberikan kepada kepala negara 20% dan tentara 80%, tentara diberi gaji bulanan.
Wilayah pertama yang berhasil ditaklukkan adalah Damaskus pada tahun 635 M, dan Yerusalem pada tahun 637 M. dipimpin oleh panglima Khalid bin Walid pada masa pemerintahan khalifah Umar bin Khattab.
Pada saat menyerahnya Damaskus ke tangan Islam, penduduk dijamin keamanannya (harta, nyawa, bahkan gereja) dengan syarat mereka mau membayar upeti atau jizyah.
Serangan balik Heraklius sempat membuat kaum muslimin mundur dari Yerusalem dan Damaskus, tetapi hanya sebentar saja karena pasukan Romawi berhasil dihancurkan pada pertempuran Yarmuk (636 M.). Akhirnya kedua wilayah ini berhasil direbut kembali pada tahun 640 M. yang sekaligus menandai selesainya penaklukan di Suriah secara total.
Khalifah Umar membagi Suriah menjadi 4 distrik besar yaitu Damaskus, Hims, Yordania, dan Palestina (kemudian ditambah lagi distrik Kinnasrin). Ia juga memerintahkan kepada seluruh tentara Islam agar tetap tinggal dalam barak-barak militer, sehingga kehidupan masyarakat lokal tidak terganggu dan tetap berjalan seperti biasa.
Banyak suku-suku arab yang sudah lama menetap di Suriah akhirnya beralih ke Islam dan juga suku Ghassan. Khalifah juga menerapkan toleransi beragama sehingga memberi citra positif bagi pemeluk agama Kristen Nestorian, Kristen Yacobite dan Yahudi dimana pada masa kekuasaan Romawi mereka dianiaya. Hal inilah yang dianggap sebagai hal terpenting dari suksesnya pemerintah Islam menata wilayah mereka disamping pemerintah juga menghindari pemungutan jizyah secara berlebihan apalagi disertai pemaksaan. Zakat dikenakan kepada petani hanya sesuai dengan hasil panennya, jizyah diambil dari penduduk yang masih kafir sebagai imbalan atas jaminan perlindungan pemerintah dan pembebasan dari wajib militer.
Khalifah Umar juga membuat zona penyangga diseluruh jazirah arab (tempat lahirnya Islam), dan setelah Suriah yang terletak di barat jatuh ke tangan kaum muslimin, pasukan Islam bisa memfokuskan arah ke wilayah timur untuk menaklukkan Kekaisaran Sassania Persia. Setelah Persia juga jatuh ke tangan kaum muslimin mereka kemudian memfokuskan kembali ke provinsi Bizantium, Aegiptus.